Sang PENGEMBARA. Awalnya mereka bertiga. Seth, Jonathan dan Alisha. Kejadiannya pun begitu tiba-tiba. Tak ada yang tahu bagaimana itu terjadi, tapi mereka punya teori. Dan untuk mengatahui teori itu, Anda harus tahu apa yang terjadi pada ketiga muda mudi itu. Karena itu kita akan kembali ke tahun 1921, di tengah hutan pinus Alaska.

Sebuah mobil melaju di jalan pegunungan dan tiba-tiba menabrak sebuah pohon dan tercemplung kedalam danau yang dalam. Di dalam mobil itu ada 3 penumpang. Seth, yang memegang kemudi, lalu Alisha yang duduk di sampingnya, dan Jonathan yang duduk di kursi penumpang. Jendela yang terbuka membuat mobil itu dengan cepat terisi air dan meluncur ke dasar danau yang dalam. Sebelum mobil itu sepenuhnya lenyap, ketiga penumpang berhasil menyelamatkan diri. Mereka menarik nafas lega dan merasa gembira karena masih hidup.

Tapi saat menatap kearah mobil yang hampir penuh dengan air, mereka terperajat kaget melihat tiga tubuh mereka masih ada didalam sana. Terjebak dalam mobil yang akan tenggelam itu. Antara shock dan tak percaya mereka hanya bisa tertegun kaku, melihat mobil mereka itu meluncur kedalaman danau bersama tubuh mereka. Begitu tersadar, ketiganya segera berenang ke tepian dan mulai panik. Ketiganya berdiri di tengah jalan dan saling pandang dengan kebingungan.

“Aku tahu apa yang ku lihat,” kata Alisha, “itu tubuh kita, dalam mobil itu… tenggelam!”
“Ketika mobil menghantam pohon dan masuk kedalam air, aku merasa leherku tercekik dan bergetar. Beberapa saat kemudian, yang ku ingat adalah kita berada dalam air…” jelas Jonathan.
Seth terlihat binggung, “aku juga tidak ingat pernah membuka pintu..”
Jonathan menatap Seth dan Alisha bergantian, “kita pasti telah mati dalam kecelakaan itu, kupikir…. kupikir kita sudah jadi hantu..”

Tiba-tiba sebuah truk pengangkut kayu muncul dan hampir menabrak ketiganya. Sopir truk berteriak marah, “menyingkir dari jalan, brengsek!!” Seth dan teman-temannya cepat-cepat menyingkir. Truk pun melaju pergi.
Alisha heran, “mereka melihat kita. Jadi kita belum mati!”
Jonathan bberkeras, “kita sudah mati! Kita lihat sendiri tubuh kita¬† tenggelam bersama mobil itu..”
Seth dan Alisha binggung, “lalu bagaimana kita bisa mati, tapi orang masih melihat kita?”

Alisha terdiam berpikir, “tidak ada yang menyaksikan kecelakaan ini. Kalian ingat tidak, pepatah kuno, “kalau sebuah pohon di hutan roboh, dan tidak ada yang mendengarnya, apakah ada yang tahu kalau ada kayu roboh? Munngkin kita masih hidup dan orang bisa melihat kita karena tidak ada yang tahu kalau kita sudah meninggal..”

Seth dan Jonathan tidak mendebat ucapan Alisha, karena mereka sendiri tidak menemukan alasan yang tepat untuk keanehan yang menimpa ketiganya. Lalu ketiganya berjalan pulang dan berbaur dengan lingkungannya seolah tak terjadi apa-apa… (PF/Majnun)

NEXT