TAPAK TANGAN

 Apa yang Anda lakukan jika semobil dengan wanita cantik yang ternyata adalah Hantu?

Kisah ini tak ada hubungannya dengan Quota singkat di atas. Tapi feelingnya hampir sama. Hantunya tidak benar-benar terlihat tapi keberadaanya meninggalkan tanda. Cerita ini di mulai dengan perjalanan kencan sepasang muda mudi ke sebuah tempat wisata di daerah pegunungan. Mereka belum pernah pergi ke tempat itu, dan ini yang pertama. Mereka sangat menyukai pemandangannya. Waktu seharian terasa begitu cepat berlalu, dan tiba-tiba saja senja sudah tiba. Muda-mudi itu bergegas pulang.

Karena baru pertama sekali ke situ, mereka tidak hapal jalan. Di persimpangan mereka mengambil tikungan yang salah dan baru menyadarinya setelah melaju sekilo lebih. Karena hari mulai gelap, mereka meneruskan saja perjalanan itu dengan harapna bisa segera tiba di perkampungan dan bisa bertanya arah. Lalu mereka menyadari kalau jalan itu mengarah ke sebuah terowongan yang gelap.

Si gadis ketakutan dan meminta putar arah. Si pemuda coba menenangkannya dan berkata kalau putar arah lagi jauh dan mungkin itu jalan satu-saunya. Dengan hati-hati, mobil memasuki terowongan. Begitu kegelapan menyelimuti mereka, tiba-tiba…

“BAM….”

Kaca jendela mobil seperti di hantam sesuatu. Si wanita menoleh, dan menatap sekeliling, tapi tak melihat apapun. Jalan di luar sangat sepi, tak ada mobil lain selain mobil mereka. lalu terdengar lagi…

“BAM…BAM… BAM…”

Si pemuda segera menginjak pedal gas kencang-kencang dan ingin secepatnya keluar dari terowongan itu. Tapi sepertinya terowongan itu sangat panjang dan tanpa akhir. Sepanjang perjalanan, suara BAM..BAM.. itu terus terdengar. Seolah-olah begitu banyak benda menghantam kaca jendela mereka. Ketika keputus asaan mulai merayap, mereka melihat setitik cahaya terang di kejauhan. Kecepatan mobilpun ditambah. Dan akhirnya mereka tiba di ujung terowongan. Langit di luar terowongan masih terang oleh lembayung senja yang sudah memerah. Keduanya menarik nafas lega.

Mereka meneruskan perjalanannya. Begitu hari benar-benar gelap, mereka tiba di sebuah POM bensin (SPBU). Keduanya sangat lega. Apalagi di lihatnya banyak mobil mengantri untuk mengisi bensin. Mereka membelokkan mobil dan di parkir didepan Minimarket. Keduanya keluar dari mobil dan masuk kedalam mini market. Tak lama kemudian, mereka keluar  dengan kantong plastik berisi makanan ringgan.

Saat melangkah kembali ke mobil, si gadis kaget melihat banyak tapak tangan di jendela mobil. Tampak tangan itu terdiri dari banyak ukuran, ada tapak tangan dewasa, ada tapak tangan anak-anak. Semua memenuhi kaca jendela. Tidak ada yang tidak ada tapak tangannya, termasuk kaca depan. Terperanjat antara takut dan kaget, Si pemuda meminta petugas kebersihan POM Bensin membersihkan kaca jendela mobil. Petugas kebersihan segera mengambil kanebo dan seember air lalu mendekati mobil itu.

Sementara petugas kebersihan membersihkan kaca, pasangan muda-mudi itu masuk kedalam mobil dan menunggu. Begitu menutup pintu mobil, keduanya saling pandang. Mereka merasakan hawa dingin aneh dan bulu kuduk keduanya berdiri. Tapi mereka tidak saling bicara dan menahan diri masing-masing. Dengan wajah tegang, mereka melihat petugas kebersihan mengelap dan mengosok kaca dengan wajah keheranan.

Si gadis penasaran melihatnya. Lalu si petugas kebersihan menghentikan pekerjaanya dan mendekati merea. Dia mengetuk kaca jendela sopir. Si pemuda mnurunkan kaca dan bertanya, “bagaimana?”
Si petugas kebersihan menjawab, “maafkan aku, tapi semua tapak tangan ini berada di dalam….” (@Meyslest)