Sinopsis Ashoka Samrat episode 255 by Meysha Lestari

Sinopsis Ashoka Samrat episode 255 by Meysha Lestari. Ashoka terlihat berpikir keras. Devrat bertanya, “apa yang kita butuhkan untuk melawan Kichak?” Ashok menjawab, “pengetahuan. Kita perlu tahu tentang musuh kita dan kekuatannya. Jik akichak mempunyai senjata maka kita jugaharus membuat senjata. Jika dia punya banyak prajurit, maka kita punya ibu-ibu yang melahirkan prajurit. Kita sebaiknya berkosentrasi untuk mengetahui kekuatan musuh dan memperkuat diri sendiri.”

Di Magadha, Dharma heran melihat ketegangan di wajah Shushim, “apa yang aku lakukan? Aku mencurigai keluargaku sendiri?” Kasturi datang dan berkata, “ini aneh, kepala Raj Vad tidak di temukan dalam rumah yang terbakar. Aku merasa, seseorang telah membunuhnya sebelum kebakaran terjadi. Mungkin musuh merasa takut kalau dia mengatakan yang sebenarnya.” Dharma terlihat menyesal, “semua itu salahku. Seharusnya aku memberitahu samrat..” Kasturi berkata kalau memberitau samrat, maka Samrat akan minta bukti yang tidak mereka punya. Dharma bertekad untuk menemukan musuh Magadha. Kasturi mengangguk, “kita harus bekerja seperti Achary Chakanya. Beliau sering mengatakan bahw akita dapat mengetahui kebenarand engan 2 cara, yaitu menemukan bukti yang menentang penjahat atau memasang perangkap yang akan membuat penjahat itu tertangkap.”

Ashok bertanya pada Arjun, “apakah kau baik-baik saja? Aku tahu kau prajuritku yang paling kuat tapi sebaikny akau tak pegi sendirian.” Arjun menjawab, “kau terlihat sedih saat Kaurvaki pergi. Maka aku pergi untuk menemukannya. Aku melihat dia pergi ke satu tempat, tapi ptajurit Kichak menangkapku.” Ashoka berpikir, “apakah Kaurvaki berencana untuk pergi ke istana Kichak? Ashoka punya ide, dia meminta Arjun agar tidak memberitahu siapapun kalau dirinya akan pergi ke suatu tempat. Tanpa menunggu lagi, Ashoka bergegas pergi.

Kaurvaki sedang berjalan di jalan ketika dia melihat pemodal mengambil koin dari prajurit. Kaurvaki berpikir, “saat ini tidak ada yangtahu tentang identitasku, tapi musuh besarku, Ashok, tahu tentang itu. AKu tak tahu bagaimana dia akan menyusun rencana untuk menentangku. Sebaiknya aku pergi dari tempat ini. Tapi sebelum itu aku harus membebaskan ayahku dari tempat Kichak.” Seorang prajurit menatap kearah Kaurvaki. Kaurvaki ingat kalau dirinya penah bertarung dengan prajurit itu bersama-sama Ashok. Tanpa membuang waktu, Kaurvaki segera kabur dari sana. Prajurit mengejarnya.

Kaurvaki tiba di pasar dan bersembunyi. Prajurit memberitahu atasannya kalau dia melihat gadis yang bersama Ashoka. Atasannya menyuruh prajurit itu menangkap kaurvaki apapun caranya. Kaurvaki bersembunyi di atasp sebuah toko. Dia sangat takut pada prajurit. Prajurit menoleh kesana kemari mencari Kaurvaki. Kaurvaki merasa tidak nyaman sembunyi di atap. Dia coba untuk pergi dari sana.

Ashok ada di pasar itu juga. Dia menutupi wajahnya dengan selendang, “di mana dirimu Kaurvaki? Kau seharusnya tidak melakukan sesuatu yang dapat membuatmu berada dalam masalah.” Kaurvaki turun dari atap dan segera melarikan diri. Ashok melihatnya, dia segera mengejar Kaurvaki. Tapi saar dia berhasil menangkap Kaurvaki, ternyata dia bukan Kaurvaki, tapi gadis lain. Ashoka melihat prajurit Kichak mendekat, dia segera menutup wajahnya dan peri dari sana. Kaurvaki masih lari dari kejaran prajurit dan berhasil menipu meeka. Ashok melihatnya dan menyuruhnya berhenti. Kaurvaki berhenti tapi kemudian prajurit datang lagi maka dia melanjutkan larinya.

Shushim berkata pada Charumitra kalau dirinya tidak mengeri mengapa Helena ingin dia pergi ke Taskhila tapi aku tahu itu akan menguntungkan Siamak, bukankah begitu ibusuri Helena?” Helena menyahut, “kau ingin menjadi Samrat tapi kau tidak mengerti bahwa itu akan menguntungkan dirimu. Dharma mencurigaimu. Samrat harus tetap mempercayaimu. DI asnagat bahagia mengetahui bahwa kau siap untuk pergi ke taskhila.” Shushim menjawab, “ya, aku tahu.” Charu menengahi, “jangan berdebat lagi, kau bsia mengatakan kalau kau perhi ke Taskhila, tapi kau tidak akan peri kesana, kau akan pegi ke tempat lain. Di sini aku akan membual tentang kau yang melawan segala masalah di sana.” Shushim berpikir tentang suratnya pada Kichak yang belum di balas, “aku tidak bisa menunggu, aku harus pergi.” Shushim akhirnya memutuskan untuk pergi ke Takshila. Dia berpesan pada Charu agar memberi pelajaran pada Charma, “dia bisa melakukan apapun karena dia ibunya Ashoka..” Helena berpikir kalau Dharma tidak akan tinggal diam. Charu mendapat undangan. Dhrama ingin mengadakan makan malam untu SHushim sebelum dia peri. Helena bertanya-tanya, “apa yang sedang di rencanakan Dharma?”

Dharma sedang menyiapkan acara makanmalam. Dia menatap gelas dan berkata, “ini akan mengungkapkan kebenaran..”

Ashoka masih mencari Kaurvaki. Devrath datang dan mengeur Ashoka, “kau tidak bisa keluyuran seperti ini.” Ashoka memberitahu Devrath kalau Kaurvaki ada di sekitar sini, “aku harus menemukannya.” Devrat mengingatkan Ashoka untuk memikirkan seluruh negeri terlbih dahulu, bukan hanya tentang Kaurvaki. Ashok menjawab, “dia dalam masalah karena diriku dan sudah menjadi tanggung jawabku untuk menyelamatkannya.” Setelah berkata begitu Ashoka pergi.

Prajurit mencari Kaurvaki. kaurvaki sembunyi dalam keranjang besar. Kaurvaki tegang melihat prajurit mendekati keranjang, tapi tanpa melakukan apa-apa prajurit itu beranjak pergi dari sana. Ashoka datang dan melihat keranjang yangs ama. Dia juga hendak melangkah ke arah keranjang ketika Devrat menariknya pergi dari sana. Ashoka protes, “anda seharusnya membantuku menemukan dia.” Devrat menyahut dengan kesal, ” Cukup sudah, kau [unya keajiban menyelamatkan dia, tapi aku punya kewajiban untuk menyelamatkan seluruh negeri, Ini tanggung jawabku untuk melindungi Takshila dan membawanya keluar dari cengkeraman Kichak. Bhami datang membawa kabar. Ayo ikut aku!”

Setelah Ashoka pergi, Kaurvaki keluar dari keranjang, tapi tiba-tiba sebuah jaring menangkapnya. Dia di bawa peri dari sana dengan paksa.

Bhami memberitahu Ashok dan Kichak kalau rencana Kichak selanjutnya adalah menyerang tempat persembunyian mereka, “aku datang kesini dengan susah payah. Aku rsa aku tidak akanbsia datang kesini lagi, karena Kichak telah memperketat keamanan.” Setelah menyampaikan kabar itu, Bhami pergi. Ashok dan Devrat berpikir keras, “apa yang harus kita lakukan?” Devrat menjawab kalau sekarang tugas mereka adalah mempertahankan Vidyala, “Waktu akan memberitahu berapa banyak sukses yang akan kita raih.”

Kaurvaki melepas jaring dan melihat pria yang sama yang mengenalinya sebagai putri jagannath. Kaurvaki senang melihat pria itu. Pria it berkata, “aku melihatmu pergi ke istana Kichak. Apa yang kau lakukan di sana?” Kaurvaki menjawab, “seorang Maurya mengalihkan perhatianku. AKu memberitahu dia segalanya. Karena dia semu aorang ingin menangkapku.” Pria itu kaget, “apa yang kau lakukan? Kau memberitahu dia yang sebenarnya? Kalau ada orang lain tahu bahwa kau adalah puteri Kalinga maka Kichak tidak akan membiarkanmu begitu saja. Kau harus segera peri dari sini.” Kaurvaki menjawab kalau dirinya tidak bsia pergi dari Takshila dengan tangan hampa, “ini waktu yang tepat. Perhatian Kichak terfokus pada Ashoka maka aku dapat membebaskan ayahku. AKu tahu ini egois tapi aku tidak tahu jalan lain. Anda harus membantuku agar aku bisa pergi ke dalam istana Kichak..” Pria itu berpikir sebentar lalau mengangguk, “aku tahu satu jalan..”  SInopsis Ashoka Samrat episode 256 by Meysha Lestari

Read more