Sinopsis Gangaa episode 195 bag 3

Sinopsis Gangaa episode 195 bag 3 by Meysha lestari.  Madhvi memikirkan kondisi Sagar. Dia masih terlihat cemas, “bagaimana jika sesuatu terjadi padanya hari ini?’ Madhvi merasa pusinh. Shanta bergegas menghampirinya, “ayo kita peri ke dokter.” Madhvi menolak, “aku punya banyak hal untuk di lakukan. Nanti saja..” nenek Shanta melihat nenek di luar. Shanta berkeras agar Madhvi menjaga dirinya sendiri, “kau menangani seluruh rumah ini. Semuanya akan berantakan kalau sesuatu terjadi padamu.” Madhvi masih enolak untuk pergi. Nenek Shanta duduk untuk membantu Madhvi. Mehri bertanya pada nenek apa yang akan di masak untuk makan malam. nenek memerintahkan Mehri apa saja yang harus di buat untuk Sagar.

Ginny meletakan uang diatas meja, “semuanya ada di situ.” DI alalu melangkah ke samping Prabha dan berkata, “Prabha adalah temanku, bagaimana kau bisa menggangunya hanya untuk jumlah sekecil itu? Ambil uangmu dan pergilah!” Ram Ji Bhai melakukan yang di suruh Ginny. Masalah Prabha sudah selesai. Prabha mengucapkan terima kasih pada Ginny dan menggenggam tanganya, “kau teman sejatiku! Kau tak bisa melihat aku dalam kesedihan dan masalah.” Ginny mengeluarkan tanganya dari genggaman tangan Prabha dan berkata, “aku tida melakukan ini untukmu. AKu melakukannya untuk suamimu, Ratan.” Ginny menatap ratan. Ratan dengan mata berkaca-kaca balas menatap Ginny.

Gangaa peri keluar dengan sepedanya untuk membeli pepaya untuk Sagar. Dokter berkata kalau itu bagus untuk Sagar, “aku akan menyuruhnya makan pepaya yang cukup sehingga dia bsia cepat sembuh.” Sudha, Pshi Ma dan  Mamta bertemu Gangaa dalam perjalanan. Mereka senang melihat Gangaa gembira. Gangaa berhenti dan mereka bertegur sapa, “apakah ini sepedamu?” Gangaa mengangguk, “apakah kalian ingin aku membawa kalian  berkeliling?” Mereka cepat-cepat menggeleng. Sudha memberi peda pada Gangaa, “berikan ini pada amma ji.” Ganga heran, “ini manisan. bagaimana nenek akan memakan manisan? nenek itu janda. Janda tidak boleh makan manisan.”

Sudha memberi penjelasan bahwa janda juga boleh makan manisan dalam bentun prasad. Pishi ma menambahkan kalau itu adalahs alah satu kesenangan yang masih bica di rasakan  oleh janda, “kau masih muda, maka kau tidak akan mengerti.” Mereka lalu berpisah. Gangaa berikir, “aku tidak bergitu muda untuk tidak memahaminya. Coba lihat apa yang akan aku lakukan!” Gangaa membeli 2 butir manisan dari kedai di dekat rumah. Dia memberikan prasad yang di beri Sudha pada penjual toko. DI aberpikir kalau nenek akan senang menerima manisan darinya, “nenek suah sangat cemas sepanjang hari memikirkan Sagar.”

Nenek menyuruh Sagar minum sup. Gangaa masuk dan berkata, “aku membelikan membawa prasad untuk nenek dan pepaya untuk Sagar.” Gangaa hendak menyuapi nenek manisan karena dia seibuk menyuapi Sagar. Nenek menatap manisan di tangan Gangaa dan menuding, “itu bukan prasad, itu manisan!” Sinopsis Gangaa episode 196 by Meysha lestari.

1   2   3 

PREV                      NEXT
__Posted on
February 18, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa