Sinopsis Gangaa episode 195 by Meysha lestari

Sinopsis Gangaa episode 195 by Meysha lestari. Sagar pingsan. Mereka membawa Sagar pulang kerumah menggunakan becak. Gangaa menyelimuti Sagar dengan seledangnya. Dia terus bertanya pada Pulkit, “tolong katakan padaku, apa yang terjadi dengan Sagar?” Setelah beberapa saat mereka tiba di rumah. Maharaj memanggil semua orang. Mereka berlari menyambut Sagar. Sagar di bawa ke kamar. Semua orang cemas dan panik melihat kondisinya. Tubuhnya sangat dinggin. Mereka menyelimutinya agar hangat. Madhvi menggosok-gosok tangan Sagar. Shanta menatap kerumunan itu dari jauh. Nenek menatap Gangaa yang memeluk anjing. Dia menurunkan anjing itu. Nenek teringat ucapan Madhvi, bahwa kalau sampai terjadi sesuatu pada Sagar, Madhvi tidak akan memaafkannya. Nenek menyuruh Mehri membawakan air hangat untuknya.

Ratan bertanya pada polisi, “mengapa anda ada di sini?” Ram Ji mengenali Ratan. Dia protes, “kau mengatakan padaku kalau aku salah alamat. Sekarang aku tahu bahwa kalian berdua adalah suami-istri telah bersekongkol.” Ratan mengingatkan Ram Ji Bahi agar menjaga lidahnya. ratan mengetuk pintu. Prabha tak bisa berbuat apa-apa lagi. Dia akhirnya membuka pintu dan memeluk Ratan, “orang-orang itu mengejar aku. Itukah caranya bicara pada wanita yang sendirian di rumah? Dia juga membawa polisi.” Ratan menenangkan Prabha, “katakan padaku apa yangterjadi?” Prabha menangis.

Dokter memeriksa keadaan Sagar, “sudah ku peringatkan sebelumnya, agar kalian menjauhkan Sagar dari cuaca dingin, kalau  tidak kalian harus membayar mahal untuk kesalahan kalian itu.” Dokter menuliskan resep untuk Sagar dan menasehati agar memberikan semua yang mereka bisa untuknya. Setelah itu dokter pergo.

Niru membawa Pulkit keluar untuk bertanya apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana bisa terjadi. Gangaa teringat bagaaimana Sagar coba melindunginya. Madhvi pergi untuk menyalakan Diya di kuil. Nenek juga pergi untuk menangkal mata jahat dari Sagar. Shanta masuk dan melakukan hal yang sama. Nenek terhenyak kaget.

Ratan setuju untuk mengembalikan perhiasan itu, “kami tidak sanggup membayar sebanyak itu.” Ram Ji mengejek, “kalau tidak sanggup membayar, mengapa istrimu membelinya? Kau mungkin punya banyak waktu untuk di sia-siakan tapi aku tidak!” Ratan bertanya pada prabha mana perhiasannya. Prabha menjawab kalau dirinya telah menghilangkannya. Ratan memarahinya, “perhiasan itu seharaga 150rb rupee! Bagaimana bisa hilang?” Prabha lalu menceritakan semuanya. Ratan menjadi sangat marah padanya

Sinopsis Gangaa episode 195 bag 2 by Meysha lestari.  Nenek bicara pada Sagar meski dia belum sadar, “aku akan memberikan apapun yang kau minta. Katakan saja.” Mendengar suara nenek yang lembut dan sedih mata Sagar terbuka. Dan tersenyum, “benarkah nek?” Nenek mengangguk. Sagar meminta agar nenek mengizinkan Jalebi Prasad tinggal bersama mereka. Nenek mengangguk mengiyakan. Sagar tesenyum lebar, begitu pula Gangaa. Nenek berkata, “tidak ada yang lebih penting bagiku di dunia ini selain dirimu.” Sagar memeluk nenek, “nenek sangat baik!” Nenek menjawab, “hidupku ada padamu. Aku akan mati jika sesuatu terjadi padamu.” Sagar sangat senang. Dia merasa tenang sekarang. Dan tak lama kemudian dia tertidur.

Nenek mengingatkan Gangaa untuk memastikan bahwa Jalebi prasad tidak akan pernah masuk kedalam kamarnya atau ke dapur. Sagar terbangun dan menanyakan tentang Jalebi Prasad. Gangaa mengambil Jalebi Prasad dan duduk di samping Sagar. Mereka bertiga, berbagoi saat-saat bahagia bersama. Madhvi datang membawa susu kunyit untuk Sagar. Shanta bertanya pad anenek tentang Jalebi prasad. Nenek menjawab, “aku mengizinkan dia tinggal di rumah ini. nenek suka apa yang disukai cucunya. Kekeras kepalaanku  luluh di depan kebahagiaannya.” Madhvi menyahut, “aku berharap ibu mengerti itu sebelymnya. Kekeras kepalaan ibu berakhir hanya jika seseorang membahayakan nyawanya.” Stelah berkata begitu, Madhvi pergi. Shanta melihat komunikasi keduanya dan berpikir, “api yang ku nyalankan tidak akan begitu mudah di padamkan. Akan tetap membara setiap hari.”

Ratn meminta inspektor polisi untuk mengeri situasinya, “aku tidak punya uang untuk membayar Ram ji bhai. Aku hanya pegawai biasa di perusahaan kereta api ini. AKu tidak mendapat gaji yang banyak. Gajiku sangat kecil dan aku mengatur pengeluaran rumah tangga  dengan itu. Aku harus menjual koin perak yang kusimpan sepanjang tahu agar aku bisa merayakan Diwali tahun ini.”

Ram Ji dengan kesal megatakan kalau dia ingin uangnya atau perhiasannya kembali. Ratan coba membuat Ram ji mengerti kalau dirinya sama sekali tak punya uang, “aku tak punya banyak uang untuk di berikan padamu.” Ram Ji menanyakan tentang rumah mereka. Ginny muncul dan berkata, “itu tidak perlu!”

Sinopsis Gangaa episode 195 bag 3 by Meysha lestari.  Madhvi memikirkan kondisi Sagar. Dia masih terlihat cemas, “bagaimana jika sesuatu terjadi padanya hari ini?’ Madhvi merasa pusinh. Shanta bergegas menghampirinya, “ayo kita peri ke dokter.” Madhvi menolak, “aku punya banyak hal untuk di lakukan. Nanti saja..” nenek Shanta melihat nenek di luar. Shanta berkeras agar Madhvi menjaga dirinya sendiri, “kau menangani seluruh rumah ini. Semuanya akan berantakan kalau sesuatu terjadi padamu.” Madhvi masih enolak untuk pergi. Nenek Shanta duduk untuk membantu Madhvi. Mehri bertanya pada nenek apa yang akan di masak untuk makan malam. nenek memerintahkan Mehri apa saja yang harus di buat untuk Sagar.

Ginny meletakan uang diatas meja, “semuanya ada di situ.” DI alalu melangkah ke samping Prabha dan berkata, “Prabha adalah temanku, bagaimana kau bisa menggangunya hanya untuk jumlah sekecil itu? Ambil uangmu dan pergilah!” Ram Ji Bhai melakukan yang di suruh Ginny. Masalah Prabha sudah selesai. Prabha mengucapkan terima kasih pada Ginny dan menggenggam tanganya, “kau teman sejatiku! Kau tak bisa melihat aku dalam kesedihan dan masalah.” Ginny mengeluarkan tanganya dari genggaman tangan Prabha dan berkata, “aku tida melakukan ini untukmu. AKu melakukannya untuk suamimu, Ratan.” Ginny menatap ratan. Ratan dengan mata berkaca-kaca balas menatap Ginny.

Gangaa peri keluar dengan sepedanya untuk membeli pepaya untuk Sagar. Dokter berkata kalau itu bagus untuk Sagar, “aku akan menyuruhnya makan pepaya yang cukup sehingga dia bsia cepat sembuh.” Sudha, Pshi Ma dan  Mamta bertemu Gangaa dalam perjalanan. Mereka senang melihat Gangaa gembira. Gangaa berhenti dan mereka bertegur sapa, “apakah ini sepedamu?” Gangaa mengangguk, “apakah kalian ingin aku membawa kalian  berkeliling?” Mereka cepat-cepat menggeleng. Sudha memberi peda pada Gangaa, “berikan ini pada amma ji.” Ganga heran, “ini manisan. bagaimana nenek akan memakan manisan? nenek itu janda. Janda tidak boleh makan manisan.”

Sudha memberi penjelasan bahwa janda juga boleh makan manisan dalam bentun prasad. Pishi ma menambahkan kalau itu adalahs alah satu kesenangan yang masih bica di rasakan  oleh janda, “kau masih muda, maka kau tidak akan mengerti.” Mereka lalu berpisah. Gangaa berikir, “aku tidak bergitu muda untuk tidak memahaminya. Coba lihat apa yang akan aku lakukan!” Gangaa membeli 2 butir manisan dari kedai di dekat rumah. Dia memberikan prasad yang di beri Sudha pada penjual toko. DI aberpikir kalau nenek akan senang menerima manisan darinya, “nenek suah sangat cemas sepanjang hari memikirkan Sagar.”

Nenek menyuruh Sagar minum sup. Gangaa masuk dan berkata, “aku membelikan membawa prasad untuk nenek dan pepaya untuk Sagar.” Gangaa hendak menyuapi nenek manisan karena dia seibuk menyuapi Sagar. Nenek menatap manisan di tangan Gangaa dan menuding, “itu bukan prasad, itu manisan!” Sinopsis Gangaa episode 196 by Meysha lestari.

PREV                      NEXT

__Posted on
February 19, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa