Sinopsis Gangaa episode 198 by Meysha lestari

Sinopsis Gangaa episode 198 by Meysha lestari. Ketika Sagar berkata kalau saja seandainya dia hanoman maka dia akan membuka dadanya untuk menunjukan pada Gangaa betapa dia mencntai Jalebi Prasad. Jawaban gangaa yang simple membuat Sagar tercengah, “nyonya bukan Hanoman, lalu bagaimana di amembuat mu tahu betapa dia sangat mencintaimu? Dia ibumu. Kau anaknya. Bagaimana kau bisa berpikir dia akan melupakan mu setelah dia punya anak lain?” Apakah dia berhenti mencintai kak Pulkit setelah kau lahir?” Sagar menyadarai kesalahannya.

Kata Sagar, “kau benar.” Gangaa mengingatkan Sagar kalau nenek Shanta mengajarinya hal-hal yang tidak benar, “jangan terperangkan oleh kaata-katanya. Dia salah. DI amembuat semua orang di rumah ini bertengkar.” Sagar menaydari kalau dia telah membuat ibunya bersedih, “ibu pasti sedih.” Gangaa mengangguk, “nyonya menangis terus.” Sagar marah pada dirinya sendiri karena membuat ibunya menangis, “aku anak nakal.” gangaa menasehati Sagar agar membuat ibunya gembira lagi, “ibu selalu memaafkan anak-anaknya. Dia akan memaafkanmu. Akankah kau minta maaf padanya?” Sagar mengangguk.

Prabha membunyikan bel di rumah Ginny. Ginny membukakan pintu untuknya. Prabha memberitahu Ratan kalau Yash belum pulang, “aku menelponmu tanpa henti tapi kau tak mau mengangkatnya.” Yash ada di rumah Ginny. Dia bermain game di hp. Prabha terkejut melihat itu. Ratan memberitahu kalau Yash menelponya karena dia pikir Prabha tidak akan menjemputnya. Yash mengangguk menegaskan, “bibi Ginny yang menjemputku.” Prabha terlihat kesal dan berkata dengan geram pada Ginny, “aku tidak akan membiarkan kau merebut anakku dari aku!”

Gangaa masih bertanya-tanya apakah Sagar mengerti maksudnya. Gangaa meminyaki rambutnya. Nenekmelarangnya. Gangaa menjawab, “aku sedang merawat rambutku. rambutku rontok. Vaid Ji memberiku ini.” nenek memeriksanya. Gangaa mengatakan kalau itu adalah minyak ayurvedic, “nenek suka yang berbau ayurvedik kan?” Gangaa menjelaskan bagaimana cara minya itu di buat, nenek senang mendengarnya. Gangaa berkata kalau rambut nenek telah memutih, “pakai ini maka nenek tidak akan tua sebelum waktunya.” Nenek meminta Gangaa agar tidak belaga pintar, “oleskan di rambutku nanti. Sekarang aku akan pergi menemui Vaid Ji.” nenek pun peri.

Niru melimpahkan tanggung jawab untuk menjaga Madhvi di tangan Maharaj ji selama dia tidak di rumah. Niru melihat wajah sedih Madhvi. maharaj Ji mengangguk dan oergi. Niru duduk disamping Madhvi dan berkata, “kau jangan terlalu stress. Kau harus selalu bahagia.” Sagar dan Gangaa datang kesana. Niru mencegah sagar, “kau jangan mengatakan apapun pada ibumu sekarang, dia sudah sangat cemas. Kau tidak berpikir sebelum mengatakan semua itu. Dia terluka oleh kata-katamu.”

 

1   2   3

PREV                      NEXT
__Posted on
February 19, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa