Sinopsis Gangaa episode 201 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 201 by Meysha Lestari. Gangaa menolak untuk menuliskan kata-kata terakhir nenek. Nenek mengambil kertas dan pena itu dari tangan Gangaa dan menulisnya sendiri, “aku juga bisa menulis. Meski terasa sakit tanpan kata mata, tapi aku akanmenulisnya sendiri.” Gangaa memohon agar nenek tidak pergi, “semua orang akan sedih kalau tahu tentang hal ini. Kumohon, nenek jangan pergi!”

Nenek menyerahkan surat itu pada Gangaa, “letakan ini di meja rias Madhvi.” Gangaa dengan enggan pergi menuruti perintah nenek.

Gangaa ingin membantu nenek, “bagaimana caraku menghentikan nenek? Tak seorangpun ada di rumah. Akan lebih baik kalau ada tuan di sini. AKu akan menelponnya. Dia pasti akan menghentikan nenek.” Gangaa coba menelpon Niru, tapi telponnya tidak terjangkau. Gangaa berpikir kalau nenek sangatkeras kepala, “dia tidak akan mendengarkan aku. Dia sedang deman tinggi. Bagaimana bisa aku membirakan dia pergi seperi ini? Kondisinya akan semakin parah dalam perjalanan nanti.”

Nenek memutuskan untuk melakukan penebusan dosa untuk kesalahannya. Dia membungkus dirinya dengan selendang dan mulai berjalan keluar. Potlinya tergantung di pundak. Nenek menatap kesetiap sudut ruangan dengan perasaan sedih. Dia teringat masa-masa bahagia yang dia lewati bersama keluarganya. Pikiran akan kehilangan madhvi membuat nenek menangis.

Gangaa menulis pesan di balik surat nenek, “aku hanya bisa melakukan ini.”

Nenek mengusap airmatanya saat dia membuka pintu utama. Gangaa memanggilnya. Dia juga membawa potli yang tergantung di pundaknya.

Niru merasa menyesal karena telah bicara pada nenek dengan kasar, “aku akan meminta maaf padanya begitu aku tiba di rumah.” Sagar sadar mengapa neneknya menangis kemarin, “tapi aku tak akan memberitahu papa apapun sekarang.” Madhvi berkata kalau nenek melakukan itu demi kebaikan dirinya, “kau tidak bersikap yang layak padanya.” Niru mengangguk. Hap Niru batterainya lowbatt. Pulkit sendiri lupa membawa hpnya. 

Mereka mengurus formalitas keluar dari rumah sakit. Seperti biaya dan sebagainya. Nenek Shanta berpikir kalau Niru dan keluarganya punya hati yang besar, “mereka masih memikirkan Kanta dan apa yang di rasakannya. Kanta sangat beruntung!”

Gangaa memberitahu nenek kalau dirinya akan ikut bersamanya. Nenek hendak menolak. Tapi Gangaa mengingatkan nenek tentang kata-katanya, “seorang janda adalah teman janda lainnya. Kita adalah teman. AKu akan pergi bersamamu kemanapun kau pergi. Aku tidak akan meninggalkanmu. Aku hidup di sini bersamamu dan aku akan pergi kemanapun kau pergi. AKu tidak akan membiarkanmu sendirian.”

 

1   2

PREV                      NEXT
__Posted on
February 19, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa