Sinopsis Gangaa episode 208 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 208 bag 2 by Meysha Lestari.  Sahil muncul dan bergabung dengan Sagar dan Janvi. Dia mendengar perkataan Sagar dan menyahut, “kenapa tidak? Biarkan aku menemukan gadis yang cocok untukku lebih dulu.” Sagar bertanya tentang definisi gadis yang baik menurut Sahil. Sahil menjawab, “aku tidak tahu.” Sagar bertanya tentang kencangnya hari ini. Sahil membeirtahu Sagar kalau gadisnya sangat baik, tapi dia merasa ada yang kurang.

Janvi juga ingin tahu gadis seperti apa yang dia cari? Sahil menjelaskan bahwa gadis itu harus datang dalam mimpinya, “kesederhanaannya akan mengatakan segalanya tentang dia.” Sagar pura-pura menguap mendengar obrolan Sahil. Janvi menyikutnya. Sagar minta maaf, “itu adalah dialog tahun 60 an. Akankah kau menemukan gadis seperti itu di masa kini? Hanya gadis dengan pemikiran kolot akan berpikir seperti itu.”

Gangaa memberitahu Pulkit kalau wanita kolot di rumahnya sedang berpikir untuk menjebak dirinya, “mereka sedang merencanakan pernikahanmu. Beritahu mereka kalau kau mencitai kak Saloni. Kumpulkan keberanian mu kalau kau menyukai dia.” Pulkit menjawab kalau Saloni tidak mau mengangkat telpnya, “aku harus bertanya padanya. Bagaimana aku akan memutuskan kalau Saloni tidak mau mengangkat telponku?”

Gangaa berkata, “kalian saling mencintai, mengapa tidak?” Pulkit menjawab kalau itu setahun yang lalu, “aku tak tahu bagaiman perasaanny akhir-akhir ini.” Pulkit melihat telapak tangan Gangaa yang terbakar. Dengan cepat Pulkit mencari salep dan mengoleska di luka Gangaa. Melihat perhatian Pulkit, Gangaa berkata kalau Pulkit tidak pernah berubah, “kakak begitu menyayangi dan perhatian pada semua orang. Lalu bagaimana bisa kal Saloni berubah?” Pulkit terdiam. Gangaa bicara tentang cinta, “aku yakin dia masih mencintaimu. Cinta sejati hanya terjadi sekali saja.”

Sahil mengaatakan hal yang sama pada Sagar dan Janvi, “cinta sejati hanya datang sekali. Di hari aku bertemu gadis seperi itu aku akan mengerti kalau dialah orangnya.” Sagar kembali naik keatas kursi meminta perhatian semua orang. Tapi Janvi keburu menariknya agar turun, “jangan melucu tentang kakakku!” Sahil berkata kalau mata bisa melihat segalanya. Sagar tidak percaya. Sahil menengaskan. janvi mendukung Sahil. Sagar mengatakan kalau di hpnya ada foto banyak gadis. Dia menyuruh Sahil melihat foto-foto gadis itu dan membuktikan kalau matanya bisa menentukan apa yang diinginkan hatinya, “kalau kau bisa melihat orang dari wajahnya, maka kau akan mengerti mereka..” Janvi menyukai ide Sagar.

Janvi dan Sahil memeriksa foto gadis yang ada di hp Sagar satu persatu. Saat melihat foto Gangaa, Sahil menyuruhnya berhenti. Sagar memeriksa foto gadis yang di pilih Sahil. Sagar beruman, “Gangaa..!” Shail sangat suka nama itu. Janvi senang akhirnya Sahil menemukan gadis yang di sukainya. Sagar terdiam. Melihat itu Janvi bertanya apakah Sagar punya masalah kalau Sahil menyukai Gangaa? Sagar menyangkal, “dia teman baikku. Tapi… dia janda!” Sahil tidak masalah, “itu bukan salahnya!”

Janvi meminta Sagar agar mengenalkan Gangaa pada Sahil, “apakah kau mau membantu? Aku tahu persahabatanmu dengan Gangaa. Kak Sahil tak akan bisa melakukan apapun tanpa bantuanmu! Kau yang harus mempertemukan mereka. Dia teman baikmu. Kau ingin dia mendapatkan pasangan hidup yang baik kan?” Sagar setuju, “kita semua akan pergi keBanras. AKu akan mengenalkan kalian. Tapi adalah tugasmu untuk membuat dia setuju!”

Gangaa terus mendorong Pulkit agar tidak menyerah begitu saja, “cintamu akan membawa dia padamu. Itu sangat kuat. Kau tak boleh menyerah dalam cinta. Cinta memberimu kekuatan untuk melawan apapun dalam hidup. Anda tidak boleh menyerah pada siapapun dan dalam situasi apapun.” Gaangaa teringat peristiwa vermilion. Gangaaa melanjutkan kalimatnya, “Ku tahu kau sangat mencintai kak Saloni dan ingin agar dia bersamamu. Akankan kau bisa hidup tanpa dia? Kakak sangat mencintai dia. Mengapa membiarkan dia pergi?” SInopsis Gangaa episode 209 by Meysha lestari

PREV    1   2    NEXT
__Posted on
February 28, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa