Sinopsis Gangaa episode 210 by Meysha Lestari

Sinopsis Gangaa episode 210 by Meysha Lestari. Gangaa menampar salah satu penjaga yang menangkapnya. Srivastava menjadi marah dan mengikatnya di ruangan.

Sagar, Sahil dan janvi bermain kebenaran dan Berani di kereta api. Seorang suami menegur istrinya karena membuang waktu yang lama untuk bersiap. Si suami terus memarahi istrinya tanpa alasan. Keluarga itu punya 3 orang anak gadis. Dia juga menegur anak-anaknya dengan kasar. Hanvi melihat itu dan berkata, “seseorang harus memberi pelajaran pada lelaki itu. Bagaimana bisa dia bicara seperti itu pada istrinya?” Sagar menantangnya. Janvi menolak. Sagar bciara tentang Gangaa, “kalau Gangaa, dia pasti akan memberi pria itu ceramah. Ini bedanya Gangaa dan Janvi. Gangaa tak pernah takut pada siapapun. Tak peduli berapa banyak orang yang menentangnya.”

Gangaa berhasil membebaskan diri dari pegangan petugas keamanan. Dia berusaha kabur, tapi para penjaga itu mengejarnya.

Janvi menghampiri si wanita saat dia pergi ke toilet. Janvi mengatakan sesuatu padanya. Saat akan keluar Janvi bertabrakan dengan si suami. Janvi bertanya mengapa si suami menabraknya? SI suami menyangkal.

Sagar berharap Janvi akan berdiri membela dirinya sendiri. Gangaa tidak akan pernag membutuhkan dukungan orang dalan hidupnya. DIa cukup kuat untuk melawan apa yang dianggapnya benar.

Gangaa berhasil kabur dari rumah Saloni. Dia berlari pulang bersama JP.

Si suami bertanya pada istri dan anak-anaknya apakah mereka melihat dirinya menyentuh Janvi? Si sitri dan anak-anaknya menyangkal. Si suami bicara tentang kepercayaan. Janvi coba menjelaskan semuanya, tapi si suami hampir saja menamparnya. Sagar akhirnya terpaksa campur tangan. Si suami memaarahi Sagar karena mendukung gadis yang tidak cemas mengenakan pakaian seperti itu. Sagar tanpa banyak bicara memotret pria itu. Lalu dia menelpon polisi dan menceritakan duduk persoalannya. Si Suami itu terlihat ketakutan. Di ameminta maaf pada Janvi dan Sagar.

Sagar menasehati si suami agar meminta maaf pada keluarganya. Janvi mengucapkan terima kasih pada si istri dan anak-anaknya karena telah mendukungnya. Si istri malah balik mengucapkan terima kasih pada Janvi, “sekarang kami tidak akan takut lagi padanya. Kami juga punya hak untuk hidup dengan bebas.” Sagar memberi mereka kartu namanya untuk kebutuhan masa depan. Semua orang yang melihat adegan itu bertepuk tangan. Sagar berkata, “kalian semua juga harus mencoba untuk merubah cara berpikir masyarakat tanpa perlu merasa takut, seperi Gangaa.” Sagar memberinya pelukan, “aku juga akan mengatakan hal yang sama pada Gangaa, jika itu adalah dia!”

Gangaa senang atas apa yang telah di lakukan JP, “bagus, Jp. Kau telah membuat dia ketakutan. Ayo kita masuk!”

Madhvi sedang menunggu Niru. Srivastava datang. Mahdvi menyuruhnya datang kembali nanti. Srivastava tidak mengubrisnya, “mana gangaa? DI adatang kerumahku untuk menghasut anakku agar tidak menikah…” Mereka semua menatap gangaa. nenek mengatakan kalau itu adalah sampah. Srivastava menyuruh mereka bertanya pada Gangaa. Kata SRivastava, “tanyakan padanya mengapa dia datang kerumahku? Kalian menyebut diri kalian orang yang bermartabat. Lihat apa yang sudah dia lakukan? kalian mengirim aku ke penjara dan gadis ini sekarang coba menghentikan pernikahan anakku.”

PREV    1   2
__Posted on
March 1, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa