Sinopsis Gangaa episode 247 by Meysha lestari

Sinopsis Gangaa episode 247 by Meysha lestari. Gangaa dan Sagar, keduanya tidak bisa tidur setelah apa yang terjadi barusan. Mereka saling memikirkan. Sagar keluar dari kamarnya. Sementara Gangaa berdiri di menyandar di pintu. Sagar melihatnya dan berniat mengetuk pintu, tapi mengurungkan niatnya. Dia lalu pergi dari sana. Gangaa keluar tak lama kemudian. Dia berhenti di tengah jalan dan berbalik ke kamarnya. Sagar juga coba memeriksa keluar sebelum menutup pintu kamarnya. Mereka berdua lalu kembali berbaring.

Paginya, Maharaj menjatuhkan barang di dapur karena terpeleset oleh lantai yang basah. Dia menyuruh Mehri mebersihkannya. Gangaa datang. Dia hendak menginjak pecahan itu ketika Sagar menariknya. Keduanya saling tatap. Sagar beruman, “hati-hati, bagaimana kalau kau terluka? Kau berjalan tanpa alas kaki!” Sagar mulai memungguti pecahan beling itu. Gangaa teringat masa-masa kecil mereka. Sagar menyadarkan Gangaa dari lamunannya. Tanpa mengucapkan terima kasih dengan benar, gangaa pergi dari hadapan Sagar. Sagar menatap kepergiannya sambil bertanya-tanya, “apa yang sudah terjadi padanya dan perteman mereka?”

Madhvi berkata kalau dirinya bisa beristirahat sekarang karena Supriya telah memasak makanan yang lezat untuk hari ini. Madhvi mengoda Supriya dengan berkata kalau dia baru mengerti hari ini, “dan lagi, sudah tanggung jawab menantu untuk memasak.” Mahdvi memberi hadiah pada Supriya. Nenek menyuruh madhvi untuk mengambil uang di bank.

Supriya menyuguhkan manisan pada pulkit. Sagar secara sengaja mendorong Pulkit ke arah Supriya. Supriya menahan pundak Pulkit dengan tanganya untuk mendukungnya.Kaduanya terlihat malu-malu. Janvi dan Sagar tersenyum. Nenek menyuruh pasangan itu agar peri ke kuil untuk melakukan ritual. Pulkit ada meeting. Sagar menawarkan diri untuk peri bersama mereka, “kita akan melakukan Darasan lalu kembali.” Pulkit setuju.

Madhvi menyuruh Sagar mengajak Janvi bersamanya. Sagar setuju. Janvi pura-pura batuk. Janvi berpikir rencananya akan gagal kalau dia tidak tinggal di rumah. Janvi berkata kalau dirinya akan tinggal di rumah untuk membantu Mahvdi. Madhvi menyahut, “aku punya banyak orang yang bisa membantuku. Kau perilah bersama Sagar.” Janvi setuju untu pergi tapi di terus berpikir untuk mencari alasan agar bisa tinggal di rumah.

Janvi menunggu kedatangan Yash. Yash datang dan menatap dengan rakus pada parfum Janvi, “aku akan menyimpannya.” Janvi meminta saran yash, “aku ingin tinggal di rumah untuk menyusahkan Gangaa.” Yash meminta bayaran 500 rupe sebagai imbalan atas sarannya. Janvi membayarnya. Yash memberikan obat pada Janvi. Janvi berpikir untuk menggunakan obat itu untuk keuntungannya.

Sagar dan Gangaa bertabrakan dan saling menatap tanpa bertegur sapa. Keduanya berjalan ke arah yang berbeda.

Janvi merasakan sakit perut karena Maag. Sagar dan Mahdvi sangat prihatin. Janvi menyuruh Sagar pergi ke kuil tanpa dirinya, “Gangaa akan membawakan obat untukku.” Gangaa mengangguk. Sagar berpikir kalau Janvi mungkin akan membutuhkan dirinya, “aku akan tinggal di rumah juga.” Janvi tidak ingin Sagar tinggal, dia ingin Sagar pergi ke kuil sehingga dia bisa menjalankan rencananya, “tidak! Kau harus pergi, jangan urungkan niatmu karena aku. AKu aka merasa buruk.” Madhvi menyakinkan Sagar kalau dirinya akan menjaga Janvi. Sagar akhirnya setuju untuk pergi, “aku akan menulis nama obatnya setelah bertanya pada dokter. Tolong bawakan.”

Pulkit, Supriya an Sagar peri ke kuil. Madhvi dan Gangaa membawa Janvi ke kamarnya. Janvi dalam hati meminta maaf pada Sagar karena berbohong padanya, “aku akan mengatakan 1000 kali kebohongan jika itu untuk memyingkirkan Gangaa dari hidup kita.”

Supriya dan Pulkit saling pandang. Sagar menatap mereka dan menggelengkan kepalanya dengan manis. Sagar meminta pendenta agar membimbing pengantin baru untuk melakukan puja bersama-sama. Pulkit dan Supriya saling berpegangan tangan untuk pemujaan. Sagar menelpon Janvi.

DI kamarnya, Janvi menonton serial TV melalui laptopnya. Dia menerima telpon daris agar dan bersikap sangat manis, “aku angat beruntung bahwa kau menjagaku dengans angat baik. Aku mencintaimu!” Sagar bertanya tentang kesehatannya. Janvi menyuruh Sagar fokus pada Supriya dan Pulkit, “Gangaa akan datang membawakan obat untukku.” Sagar lalu mengakhhiri telponya. Janvi berkat akalau drama sebenarnya akan di mulai ketika gangaa membawakan obat untuknya.. Sinopsis Gangaa episode 248 by Meysha Lestari.
__Posted on
March 4, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa