Sinopsis Gangaa episode 253 by Meysha lestari

Sinopsis Gangaa episode 253 by Meysha lestari. Yash mengambil rekaman yang berisi komentar anggota keluarga tentang cinta dengan kamera janvi. Niri membagi perasaan cintanya. Setelaj itu dia berdiri untuk bersiap akan perhi. Dia meminta Sagar agar menjaga keluarganya, “sekarang kau pria di rumah ini!” Pulkit terluka mendengar itu.
Supriya membawakan teh hijau untuk Pulkit. Pulkit teringat perlakuannya pada Supriya tadi pagi. Yash menanyakan pandangan mereka tentang cinta dan Valentine. Supriya menajwab kalau cinta berarti menerima pasangan secara apa adanya, “cinta sejati tidak ingin merubah seseorang atau apapun.” Prabha mengejek Supriya seketika, “gadis berpendidikan mungkin tidak tahu segalanya tentang cointa, tapi mereka mengatakannya dengan baik.” Prabha bicara tentang uang, hadiah dan semua yang tidak berguna yang penting untuk orang yangsedang jatuh cinta.
Mahdvi sangat antusias akan pesat ayang akan mereka adakan nanti malam, karena pesta seperti itu belum pernah terjadi di rumahnya. Sagar bertanya apa yang merek abuthkan untuk pesta itu? janvi menyuruh sagar mendengaran apa yang di akatakan. Madhv bicara tentang permainan dan makanan. Sagar menyerah. janvi melihat Yash. Janvi memberitahu Sagar kalau yash merekam semua pendapat orang tentang cinta. Yash dan Sagar teringat pertengkaran terakhir mereka. Sagar berkata kalau dirinya tidak tertarik. Mahdvi menyuruh sagar agar setuju dengan keinginan janvi. Janvi melihat Ganga di atas. Janvi memaksa Sagar untuk merekam pendapatnya tentang cinta demi dirinya, “kita akan melakukannya di lantai atas.”
Janvi menarik Sagar ke atas. Sagar dan Yash saling tatap. Sagar merasa terganggu. Yash meminta maaf atas apa yang telah terjadi, “lupakan yang lalu. Aku sudah berubah sekarang.” Janvi juga meminta agar Sagar tidak marah lagi. Janvi merekam pendapatnya tentang cinta. Dia berkata, “aku tidak suka berbagi aoa yang menjadi milikku. AKu bisa melakukan apapun untuk menjaga agar cintaku tetap bersamaku selamanya… ”  Tiba giliran sagar. Janvi memaksanya untuk mengatakan apa yang dia pikirkan. Sagar gagal untuk mencoba menjauh ketika dia berada di dekat gangaa. Gangaa berkata, “mungkin Sagar tidak tahu apapun tentang cintanya. Cinta artinya mengorbankan apapun dan segalanya untuk orang yang kau cinta. Kau tak boleh mengikat siapapun dalam hubungan yang di paksakan. Kau harus membiarkan mereka terbang dengan keyakinan bahwa mereka akan kembali pada kita jika mereka adalah milik kita atau kita harus membiarkan mereka bebas. Kita mungkin akan bersedih, tapi orang yang kita cinta akan bahagia. Itu yang terpenting!”
Yash menikmati percakapan itu sementara Janvi terlihat tegang. Sagar beranjak pergi. Yash menberitahu Janvi kalau apa yang di katakan Gangaa adalah ejekan secara tidak langsung untuk dirinya. janvi menyuruh yash tutup mulut, “Jangan mengejekku! Apakah pekerjaanmu sudah selesai?” Yash mengangguk. Janvi berkata kalau apa yang di katakan Gangaa sudah cukup, “dia tidak akan bisa mengataka apa-apa mulai sekarang.”
Kata-kata Gangaa bergema di kepala Sagar saat dia melangkan di koridor. Madhvi menyuruh Sagar memanggilkan Pulkit.
Pulkit meminta maagf pada Supriya karena bicara kasar padanya di pagi hari. Supriya melarang Pulkit mengatakan itu, “aku tahu kau tidak bermaksud menyakit orang lain dengan sengaja. Jangan berpikir kalau kata-katamu menyakitiku. Kita belum saling mengenal dengan baik, kita butuh waktu untuk itu.” Sagar sangat tegang mendengar pembicaraan mereka, “merlihat terlihat malu-malu. Jika itu berlanjut, maka mereka tidak akan mengatakan apapun di hari valentin ini. Apa yang harus aku lakukan?”
Supriya mendapat hadiah dari Pulkit dengan satu catatan, “akutidak tahu apa yang kau suka dan yang tidak kau suka, jadi aku membeli apa yang aku suka.” Dengan senang hati Supriya memakainya. Sagar tersenyum melihat Supriya bahagia, “aku harus memeriksa kakak sekarang.” Sagar pergi ke kantor Pulkit. Dia mengambil hadiah yang tersimpan di sampingnya. Pulkit terlihat malu-malu. Sagar menggodanya. Pulkit gembira melihat jam baru. Supriya datang sambil membawa teh. Sagar berpikir untuk mengendalikan situasi sebelum Pulkit beruat kesalahan. sagar mengida Pulkit tentang hadiah valentin. Supriya tersenyum malu-malu. Sagar menyuruh mereka berdua agar keluar. Mereka menurut. sagar lega memikirkan kalau mereka berdua tidak menaydari kalau dirinya yang menyimpan hadiah itu.
Jnavi berpikir kalau hari valentin ini akan menjadi sangat spesial untuknya dan Gangaa, “sagar dan aku akan bersama-sama dan gangaa akan keluar dari rumah dan dari keluarga ini.” Sagar bertanya mengapa Janvi duduk seorang diri. Sagar melihat video di handu camnya, “apa ini?” janvi lega karena telah mengganti video gangaa dan Pulkit meski dengan tergesa-gesa. Dengan berohong Janvi berkata kalau dirinya sedang mencari video dan foto lama Sagar, “kau tinggla di dunia lain akhir-akhir ini. Kau tidak memberiku hadiah atau bialng aku cinta padamu atau memberi pendapat untuk pesta.” Sagar meminta maaf, “apa yang kau inginkan?” Janvi berkata kalau dirinya tidak minta apa-apa, “aku hanya ingin menghabiskan seluruh hidupku bersamamu. Aku tahu kau bersikap berbeda di depan keluargamu. Aku juga tahu segalanya akan kembali seperti sedia kala saat kita kembali ke london. Cinta kita akan kembali mendekatkan kita.” Sagar memikirkan apa yang di katakan Gangaa. janvi bertanya, “apakah kita akan selalu bersama-sama?” Sagar mengangguk. Janvi memeluk Sagar dan mengucapkan terima kasih, “kita akan mengadakan pesta topeng malam ini!”
Di kamarnya, Gangaa juga memikirkan apa yang di katakannya di depan Sagar. Janvi datang menemuinya, “kau melajar atau memikirkan seseorang?” Gangaa menyela, “apakah kau tak punay pekerjaan? Kau selalu ingin tahu apa yang di lakukan dan di pikirkan orang lain. Itulah kesalahanmu, kau tidak punya pekerjaan. Kau seharusnya melakukan hal yang lebih baik untuk masa depan yang lebih baik.” Janvi mengejek gangaa, “aku akan merayakan valentin besama Sagar malam ini. kau boleh menikmati bukumu. Kau tak punya hal lain untuk di lakukan.”
Gangaa menajwab, “topik seperti itu mungkin spesial bagimu. kau mungkin membutuhkan alasan untuk dekat dengan orang yang kau cintai. AKu tidak berpikir begitu. bagiku, setiap hari adalah spesial. Bagaimana bisa mereka yang hanya mementingkan satu hari bisa memahami cinta? Dia yang mencintai seseorang dengan sungguh-sungguh tidak akan sendirian. Aku harap kau mengerti itu! Cintamu bersamamu, lalu mengapa kau membuang waktumu bersamaku di sini?” Janvi menatap gangaa dengan marah. Gangaa menasehati Janvi, “hidup itu indah. Kau hanya hidup sekali. Dariapda ikut campurdalam hidup orang lain, kenapa yidak berpikir tentang hidupmu sendiri sekali-kali. Itu akan sangat bagus buatmu.” Gangaa lalu pergi meninggalkan Janvi.
Janvi sangat kesal dengan kesombongan dan harga diri Gangaa, “aku akan menghancurkannya. Gangaa selalu melangkah dengan kepala terangka tinggi. Dia tidak akanbisa menyembunyikan wajahnya di balik apapun setelah pesta malam ini!” Sinopsis gangaa episode 254 by Meysha Lestari
__Posted on
March 6, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa