Sinopsis Gangaa episode 271 by Meysha Lestari.

Sinopsis Gangaa episode 271 by Meysha Lestari. Gangaa bergegas lari ke lantai atas. Kata-kata Sagar bergema di kepalanya. Sagar mengejarnya dan bertanya, “mengapa kau kemari? Kau melarikan diri dari siapa? Aku melarikan diri dari hal ini sampai saat ini. Aku membutakan perasaanku. Hari ini, ketika aku memiliki kekuatan yang cukup untuk menerimanya, ketika aku menyadari kalau kau adalah wnaita yang kucari, kau merikan diri? jangan lakukan ini! Kau tak boleh melarikan diri seperti ini!”

Gangaa  mengatakan isi hatinya, “kau menganggap semua ini lelucon. Kau selalu mengatakan aku ini hanya temanmu lalu tiba-tiba kau mengatakan kalau kau mencintai aku. Kau hanya memikirkan perasaanmu hari ini, tapi tidak memikirkan perasaanku.” Sagar berkata, “aku tahu aku telah banyak menyakitimu. Segalanya akan baik-baik saja besok.” Gangaa menyangkal, “sudah terlambat!” Terdengar suara klakson mobil. Gangaa berkata, “semua orang telah kembali. AKu harus pergi.”

Prabha tersenyum dari kejauhan. Dia menyembunyikan diri sehingga tak seorangpun melihatnya. Gangaa memberitahu Sagar agar tidak mengatakan hal seperti itu lagi demi kebaikan keluarga ini dan dirinya sendiri, “akan lebih baik kalau kau menjauhkan diri dari aku.” Gangaa lalu menuruni tangga. Prabha berpikir kalau sudah tiba saatnya bagi keluarga ini untuk menangis, “bibi benar. Gadis ini, akan membawa kehancuran bagi mereka suatu hari. Dan hari itu tidak jauh lagi.”

Nenek dan Madhvi menanyai Maharaj tentang apa yang terjadi pada Gangaa. Niru mengabaikannya, “biarkan saja, yang penting tidak terjadi apa-apa.” Gangaa bergabung dengan mereka. Pulkit bertanya padanya, “apa yang terjadi?” Gangaa terdiam, dia hanya berkata tidak ada apa-apa lalu pergi dari sana. Gangaa ke dapur dan mengusap air mata. Pulkit dan Supriya mendatanginya dan bertanya, “apa yang terjadi?” Gangaa masih tak mau mengatakan sesuatu. Dia coba menyibukan diri dengan melakukan sesuatu sambil terus mengusap air matanya.

Sagar memikirkan pengakuan cinta Gangaa dan saat dirinya mengatakan kalau dirinya menyukai janvi atau tentang semua yang terjadi antara mereka dan yang baru saja terjadi.

Yash terkejut mengetahui kalau Sagar mencintai Gangaa, “keraguan ibu terbukti.” Prabha mengatakan, “aku hanya menduga itu akan terjadi sejak mereka kecil.” Ratan terdiam. Prabha bertanya, “apakah hatimu luluh pada kakakmu lagi? Kau menyerah lagi kan?”
 
Ratan menjawab, “aku tidak akan pernah melupakan apayang telah mereka lakukan padaku, pada keluargaku, terutama Madhvi. Mereka telah membuat anakku meringkuk dalam penjara untuk gadis asing. Mereka sangat bangga dengan nama keluarga mereka. AKu tidak  akan duduk dengan tenang sebelum.”

Ratan mengganti sim card hpnya. Dia lalu membungkus hpnya dengan kain dan menelpon Pulkit. Ratan menawarkan kerja sama dengan Pulkit, tapi sebelum itu, dia meminta 1.5 laksh sebagai kesepakatan awal. Pulkit bilang kalau dia butuh waktu untuk berpikir. Ratan menasehatinya agar mengambil keputusan secepatnya. Ratan menggunakan nama palsu Rajiv Bhardwaj. Pulkit setuju untuk menelponnya begitu ada keputusan.

Pulkit memikirkan kesepakatan itu, “kesepakatan itu bagus. Tapi apa bagusnya bagiku? AKu tidak bisa berbuat apa-apa. Aku bahkan tidak bisa menghabiskan uang untuk diriku sendiri.” Supriya mendengar gumanan Pulkit. Dia menyodorkan perhiasannya, “ini semua berhaga 1,5 laksh.” Pulkit menolak untuk menjual perhiasan itu demi usahanya. Supriya memaksa, “kau bisa mendapatkan uang lebih dari itu jika bisnismu sudah lancar. Ini semua tidak ada harganya di bandingkan kebahagiaan mu.”
 
Dengan enggan Pulkit menerimanya, “terima kasih. Kau tak tahu apa yang sudah kau lakukan padaku hari ini. Terima kasih banyak.” Supriya menyahut, “aku tidak melakukan itu untukmu. AKu melakukannya untuk kita. Itu kesepakan yang bagus. Ambillah!” Pulkit tersenyum, “aku merasa seperti baru mendapat jackpot!” Keduanya pun tersenyum.

Ratan tahu kalau kesepakatan itu sangat mengiurkan bagi Pulkit, “dia akan mendapatkan uang dari mana saja. Kasihan dia! Dia tidak tahu berapa banyak biaya yang akan dia keluarkan untuk itu.”

Gangaa masih menyimpan abu dari barang-barang pemberian Sagar yang dia bakar beberapa  waktu yang lalu. Nenek terbangun karena di gigit nyamuk. Dia menyuruh Gangaa menutup pintu. Gangaa berdiri untuk melakukan perintah nenek ketika dia melihat Sagar di luar. Sagar dengan cepat menutup mulut Gangaa. Nenek berbalik, Gangaa cepat-cepat berbaring. Sagar berbaring tepat di sampingnya. Gangaa dengan berbisik menyuruh Sagar keluar, tapi Sagar berkata tentang haknya terhadap Gangaa. Gangaa kembali pura-pura tidur ketika nenek membalikkan badan dalam tidurnya. Gangaa sekali lagi menyuruh Sagar pergi, tapi sia-sia. Gangaa lalu keluar kamar, Sagar mengikutinya.

Sagar membawa Gangaa ke atas tangga. Gangaa bertanya, “kegilaan apa ini, Sagar? Mengapa kau membawaku ke sini dengan paksa? Sudah ku bilang, aku tak mau bicara padamu.” Sagar menyuruh Gangaa diam dengan menyilangkan jarinya di bibir Gangaa. Sagar berkata, “aku tahu aku ini bodoh. AKu terlambat memahami sesuatu, tapi aku telah menyadarinya.” gangaa ingin pergi, tapi Sagar menanyakan sesuatu padanya. Tanya Sagar, “apakah kau tahu apa yang terjadi 10 tahun yang lalu?”

Kilas balik menunjukan bagaimana Sagar memakaikan satu gelang di kaki Gangaa. Gelang yang satu lagi dia simpan bersamanya..Kilas balik berkahir.

Sagar berkata, “kau telah memutuskan semua hubungan dan mengembalikan gelang itu padaku ketika aku kembali.” Sagar menunjukan gelang itu pada Gangaa. Gangaa ingat semuanya. Dia pernah berkata, “entah Sagar yang akan memakaikan gelang itu di kakiku atau aku tidak akan memakainya sama sekali.”

Sagar berkata, “kau pikir aku melupakan semuanya? Tidak aku masih menyimpan semua kenangan yang berhubungan denganmu dan aku. Termasuk gelang ini. AKu menunggu untuk memakaikan ini di kakimu. Aku butuh waktu untuk mengerti arti sebenarnya dari hubungan kita. Tapi aku akhirnya mengerti. Ini bukan persahabatan, tapi cinta!”  Sagar menyuruh Gangaa duduk, lalu dia memakaikan gelang itu di kedua kaki Gangaa.
 
Air mata menetes di pipi Gangaa. Dia berdiri. Dengan setengah hati dia melepas kembali gelang itu dan mengembalikannya pada sagar, “hubungan, kenangan kau menyimpannya dengan aman hingga tiba waktunya kau menyadarai semua ini. Tanyakan padaku apa artinya jauh darimu? AKu harus belajar menanggung kedukaan ini dengan berada jauh darimu dan bahkan setelah kau kembali. 10 tahun, 112 hari, 34 jam dan 25 detik.. aku hanya mencintaimu!” Sinospsis Gangaa episode 272 by Meysha lestari
 
PREV       NEXT
__Posted on
March 18, 2016
__Categories
Sinopsis Gangaa